Tuesday, January 19, 2016

Cahaya

Awan berjalan beriringan
Mentari bersinar terang
Mataku silau memandang
Bibirku pun bergetar ringan

Caha mentari mulai redup
Sejuk di bawah bayang
Hatiku bergetar gugup
Berharap engkau datang

Aku terbaring terlentang
Mataku terpejam tenang
Menghirup napas panjang
Yang membuatku tenang

Aku membuka mata
Cahaya langit menyapa
Batinku mulai hilang
Tak seorang pun datang

0 komentar:

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan sopan. Gunakan bahasa yang baik dan komentar tidak mengandung sara serta kata-kata yang kasar dan menyinggung pihak tertentu. Kritik dan saran sangat dibutuhkan. Terima kasih.